Kembali Ke Bandung.. Masihkah Seindah Dulu?

Kembali ke Bandung sekarang memang tidak seindah ketika saya masih duduk di bangku sekolah, meskipun dulu saya sekolah dan tinggal di Cirebon, namun saya sering bulak-balik ke Bandung menemui Ayah saya yang bekerja di kota kembang tersebut.  Keindahan kota Bandung tahun 2000 awal saja sudah sangat berbeda tajam dengan kondisi Bandung tahun 2011.. Apalagi jika di bandingkan dengan masa jaya nya pada tahun 1930an.

Membandingkan Bandung dulu dengan sekarang memang beda, Bandung dulu adalah hanya sebuah desa yang tujuannya menjadi tempat istirahat para bangsawan Belanda pada tahun 1810. Singkat cerita Bandung menjadi semakin terkenal dan semakin berkembang ketika Belanda membangun Jalan Raya Pos Daendels. Daendels menancapkan sebuah tongkat ketika pembangunan Jalan Raya Pos di atas tanah (sekarang menjadi KM 0 Bandung) dan menyatakan bahwa “disini akan menjadi sebuah kota yang maju dan ramai”.

Namun ramai yang dikatakan Daendels bukan seramai dan seamburadul sekarang, yang dia rencanakan bahwa idealnya Bandung bagus untuk dihuni oleh 5OO.000 Jiwa saja termasuk para kaum Belanda. Tak heran jika kita melihat foto-foto Bandung tempo doeloe kita akan terkagum-kagum, dan sangat memimpikan Bandung kembali seperti dulu.


Foto diatas adalah Viaduct Tempo Doeloe dilihat dari udara, Bandung sangat rapih, tertata, dan nampak asri. Bangunan kolonial Belanda yang ada di foto tersebut masih bisa kita lihat sebagian hingga saat ini.

Kemudian Bandung bertambah padat dan semakin ramai, terbukti dengan foto Alun – Alun Bandung tahun 1980an, lahan yang kosong dan asri pada foto Bandung tempo doeloe, berangsur-angsur habis tergerus oleh arus urbanisasi dan kebutuhan lahan untuk perumahan.

Memang yang terjadi saat ini benar adanya seperti apa yang telah disampaikan oleh Daendels pada saat pembangunan Jalan Raya Pos, bahwa di sini akan menjadi sebuah kota yang ramai, namun apa yang direncanakan Pemerintah Belanda membangun Bandung adalah sangat layak untuk dihuni oleh 500.000 Jiwa saja, sekarang malah 5 kali lipat nya dari posisi ideal. Jumlah Penduduk Bandung saat ini sudah mencapai 2,4 Juta jiwa lebih. maka jangan heran jika kita melihat Bandung saat ini jauh dari kenyamanan dan keindahan, bahkan saya yang sekarang bekerja di Cibinong, pulang pergi Bandung seminggu sekali pun jadi sangat malas untuk ke Bandung, karena Bandung sekarang riweuh Ku Macet jeung hese usik, saya lebih senang di Cibinong dan Cirebon karena tidak terlalu macet seperti Bandung.

Mudah – mudahan akan ada solusi yang pasti dan tepat untuk Kota Bandung yang kita cintai agar Bandung kembali seperti dulu dan kembali dijuluki Bandung kota kembang.

About Mohamad Adiguna

Ketika ada sebuah objek baru terlihat sekilas, saya tidak segan mencari tahu dan meng-explore sampai saya tau apa itu dan makna nya untuk saya.. hingga sebuah kesimpulan muncul tentang diri saya.. "i enjoy explore a new horizon" View all posts by Mohamad Adiguna

19 responses to “Kembali Ke Bandung.. Masihkah Seindah Dulu?

  • zaenn

    asli bray, waktu ane kecil,di bonceng kaka pake spedah keliling kota BDG meni indah , nyaman ,tentrem,asa di lembur, real Bandung,meski ane orang kab.BDG.Now, paciweuh #@%, pemerintahannya juga. tapi, go positif aje, terakhir keliling BDG, waktu malam2.asa kumahaaaa kitu

  • ivoel

    ya…untuk sekarang ini untuk menata kota bandung yg tersedia seperti bandung tempo doloe sangatlah sulit tetapi semua itu bisa diatasi dengan bebagi saran,ide dan keputusan yang akurat untuk menata kota bandung yang lebih indah,asri,nyaman dan bermartabat…he..he..txs bro

  • empudamaing

    yg pling bawah itu bneran foto bandung???

  • Abiy

    Seterah orang bilang bandung padat, bandung dah ga nyaman, Bandung ga se nyaman dulu… tp tetep bandung mah in my heart, mungkin sama dgn kota yg lain… sekarang masih enak… tp tunggu 20 thn lagi…pasti ga seindah dulu…..Bandung Is the Best….

  • jason

    bandung uda kota besar ya tapi kurang gedung bertingkat….

  • muhamad rizki

    bagus lah a biar bikin sadar orng bandung akan keindahan nya..!!
    hheheh, coba kalau bandung kya dulu pasti sekarang sejuk nyaman asri dan indahh..!!

    • Mohamad Adiguna

      Sebenarnya yang perlu menyadari akan kesadaran menjaga keasrian dan keindahan kota Bandung bukan hanya orang Bandung sendiri, namun pendatang, pengunjung, mahasiswa rantau, dan wisatawan yang kerap memadati Bandung musim liburan pun perlu turut serta.., terima kasih atas kunjungann nya bos..

  • Benagiustian

    sepertinya tidak cuma bandung kota kota lain di Indonesai pun bayak yang mengalami hal serupa… di tempatku 30km bisa 2 jam padahal sebelumnya bisa ditempuh 30 menit saja.. salam kenal bos

  • Ujank

    tak terasa sudah hampir duapuluh tahun aku tinggalkan kota yang pernah memberi warna hidup ini….benar adanya kami masuk kota bandung pertengahan 1983…. waktu itu bandung masih asri tapi sudah terlihat akan semrawutnya cuma kalau sekarang dah ofer load banget hampir setiap jengkal lahan sudah padat tapi pohon di sepanjang Cihampelas danseputaran Radio Ardan sangat terjaga susah cari kota yang seperti ini kami senang dan mudah-mudahan tetap warganya menyenagkan… salam buat saudara dan teman kuliah dari Majalenka dan seputaran cirebon Indramayu….terachir kami datang ke bandung 2005 sempat dua tahun hingga 2007 Thanks MA

    • Mohamad Adiguna

      Benar sekali pak, apa yang Bapak utarakan sama seperti apa yang rekan-rekan saya katakan ketika mereka merasakan Bandung tahun 80an, pada waktu itu di daerah ledeng masih kita dapat saksikan kabut menyelimuti sekitaran UPI dan Gerlong, namun sekarang semua sirna berubah menjadi hawa panas dan rerungsing kalau kata orang sunda bilang.. Namun semua telah terjadi, yang perlu kita lakukkan adalah belajar dari masa lalu, bagaimana caranya kita semua stakeholder kota Bandung menyadari arti pentingya menjaga keindahan dan keasrian kota Bandung.. Terima Kasih pak sudah mampir ke blog saya, salam bapak akan kami sampaikan : )

  • ary ciensu

    sedulur kabeh,, bndung dulu nyman bngt,it sktr thn 1998 w prnah k’sini,tp pas w blik k’bndng lg,smw brubh,sampah,bnyk bngt dijlanan,up lg mobilnya,wih,,,meni riweuh. w hrap pmernth bndng cpt untk menanganinya,y biarpu w bkn penduduk asli,tp w prihatin akn sma, , , , .

  • anisah

    emang bener. jadi pingin kayak dulu lagi.
    dulu bandung kota kembang tapi sekarang bandung kota sampah,,

  • irain

    Banyak yg menkritik pembangunan&perkembangan kota bandung, baik orang bandung maupun yg pernah tinggal dibandung &membandingkan bandung pd saat ini. namun apakah pemerintah kota bandung tutup mata,telinga atas segala kemerosotan kota bandung. disana tempat berkumpul orang2muda kreatif, orang2 pintar pd perguruan tinggi ternama (ITB, Unpad,dsb) . Namun apa yg mereka perbuat, apakah semua semata2 uang. Sedih kami melihatnya. Kami cinta Bandung.

  • Slow_down

    kalo diperhatiin sih sebenarnya bandung berubah banget ketika dibukanya akses Tol cipularang.

    disamping itu perizinan pembangunan yg mudah pada masa pemerintahan dada rosada, dan memang zaman telah berubah.

    gk ada lagi berebut angkutan umum sperti dahulu kala. skrng semua telah memakai kendaraan pribadi

  • rikrik pratama

    Bandung juara pokonamah eweh kota nu saindah bandung

  • Karel

    Gak Terasa Udah 11 tahun saya tidak pulang ke bandung saya tidak di bandung ataupun Indonesia, terakhir ke situ tahun 2003, dan memang sudah berbeda dibanding ketika saya kuliah Di ITB tahun 1984..
    apakah masih bisa Bandung seperti dulu lagi???

  • ryannurhaqn

    mudah2an skrg kita memiliki walikota jenius arsitek dunia ridwan kamil
    alhamdulillah sudah cukup ada perubahan
    dan utk warga Bandung,hayu ah ngajaga ,ngabangun pikeun jdi BANDUNG JUARA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

warungkopipemda

Tempat yang hangat dan santai untuk berbagi

Run Around Girl

A MOM'S LIFE + FOOD AND TRAVEL ADVENTURES

pica cordoba

90 DAYS IN EAST TIMOR

500 Photographers

Just another WordPress.com site

Photography Blogger

Just another WordPress.com site

The Model Railways of Chris Nevard's Blog

Just another WordPress.com site

National Railway Museum blog

Behind the scenes at the biggest railway museum in the world

archieobject

Just another WordPress.com site

flicker free

just pure, clean photography

%d bloggers like this: