Nilai Strategis (Strategic Value) Dalam Pengawasan Internal

Pengertian pengawasan internal dalam arti luas dapat dibagi dua yaitu pengawasan administratif dan pengawasan akuntansi. Pengawasan administrasi meliputi rencana organisasi dan semua cara serta prosedur-prosedur yang berhubungan dengan efisiensi usaha dan ketaatan terhadap kebijakan pimpinan perusahaan. Pengawasan akuntansi meliputi rencana organisasi dan semua cara serta prosedur-prosedur yang berhubungan dengan pengamanan harta milik perusahaan serta dapat dipercayanya laporan keuangan.

Pengawasan Intern menurut PP Nomor 60 Tahun 2008 adalah seluruh proses kegiatan audit, reviu, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi dalam rangka memberikan keyakinan yang memadai bahwa kegiatan telah dilaksanakan sesuai dengan tolok ukur yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien untuk kepentingan pimpinan dalam mewujudkan tata kepemerintahan yang baik.

Pengawasan menurut Boynton dkk (2003) adalah suatu proses yang dilaksanakan oleh dewan direksi, manajemen dan personel lainnya dalam suatu entitas, yang dirancang untuk menyediakan keyakinan yang memadai berkenaan dengan pencapaian tujuan dalam kategori berikut :

  1. Keandalan pelaporan keuangan
  2. Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku
  3. Efektivitas dan efisiensi operasi

Pengawasan internal memainkan peran penting dalam bagan umpan-balik manajemen risiko, dimana informasi yang dihasilkan dalam proses pengawasan internal dilaporkan kembali kepada dewan dan manajemen. Mekanisme pengawasan internal berfungsi untuk meningkatkan proses pembuatan keputusan dengan menjamin bahwa informasi itu akurat, lengkap dan tepat waktu sehingga dewan dan manajemen dapat memberikan respon terhadap isu-isu kontrol segera setelah informasi tersebut muncul (Mahyudin 2013).

Menurut Nugroho Widjajanto (2001) Sistem Pengawasan Intern adalah suatu sistem pengendalian yang meliputi struktur organisasi beserta semua metode dan ukuran yang diterapkan dalam perusahaan dengan tujuan untuk :

  1. Mengamankan aktiva perusahaan
  2. Mengecek kecermatan dan ketelitian data akuntansi
  3. Meningkatkan efisiensi
  4. Mendorong agar kebijakan manajemen dipatuhi oleh segenap jajaran organisasi.

Pemahaman pengawasan intern dari tujuan yang dijabarkan diatas, memiliki tujuan untuk menjaga integritas informasi akuntansi, melindungi aktiva perusahaan terhadap kecurangan, pemborosan dan pencurian yang dilakukan oleh pihak di dalam maupun diluar perusahaan, selain itu pengawasan intern.

Pengawasan intern di lingkungan Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dilaksanakan oleh Inspektorat Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota untuk kepentingan Gubernur/Bupati/Walikota dalam melaksanakan pemantauan terhadap kinerja unit organisasi yang ada di dalam kepemimpinannya (Salsabila dan Prayudiawan, 2011).

Inspektorat Kabupaten/Kota menurut Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 adalah adalah aparat pengawasan intern pemerintah yang bertanggung jawab langsung kepada Bupati/Walikota. Selain dari pada itu peran dan fungsi Inspektorat Provinsi dan Kabupaten/Kota secara umum diatur dalam pasal 4 Peraturan Menteri Dalam Negeri No 64 Tahun 2007. Dalam pasal tersebut dinyatakan bahwa dalam melaksanakan tugas pengawasan urusan pemerintahan, Inspektorat Provinsi dan Kabupaten/Kota mempunyai fungsi sebagai berikut: pertama, perencanaan program pengawasan; kedua, perumusan kebijakan dan fasilitas pengawasan; dan ketiga, pemeriksaan, pengusutan, pengujian, dan penilaian tugas pengawasan.

 

Siklus Pengawasan Internal

Informasi yang dapat diperoleh dari gambar diatas, diketahui bahwa proses pengawasan internal bersifat strategis, hal ini berarti bahwa pengawasan internal yang dilakukan oleh Inspektorat dimulai dari proses perencanaan audit melalui dokumen perencanaan yang sudah ditetapkan hingga tindak lanjut hasil pemeriksaan. Aspek yang akan dijadikan acuan di dalam penugasan pemeriksaan tahunan akan dijabarkan di dalam Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT). Setelah PKPT disusun Inspektorat menjalankan tugas sesuai dengan apa yang telah ditetapkan, namun yang perlu diperhatikan adalah pengawasan yang dilakukan oleh Inspektorat tidak berhenti sampai dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) disusun, melainkan ada proses tindak lanjut yang harus dipenuhi oleh objek pemeriksaan dalam hal ini Satuan Kerja Perangkat Daerah.

Tindak lanjut menjadi penting karena proses akhir dari sebuah pemeriksaan adalah rekomendasi temuan yang dapat ditindaklanjuti dengan baik sesuai dengan ketentuan, sehingga dapat menyempurnakan proses perbaikan untuk meningkatkan kinerja dan fungsi organisasi yang diperiksa.

 

Mohamad Adiguna

Auditor Ahli Pertama – Inspektorat Kab. Bogor

*artikel asli Mohamad Adiguna terdapat di website resmi Inspektorat Kabupaten Bogor, klik link berikut Nilai Strategis Pengawasan Internal

About Mohamad Adiguna

Ketika ada sebuah objek baru terlihat sekilas, saya tidak segan mencari tahu dan meng-explore sampai saya tau apa itu dan makna nya untuk saya.. hingga sebuah kesimpulan muncul tentang diri saya.. "i enjoy explore a new horizon" View all posts by Mohamad Adiguna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

warungkopipemda

Tempat yang hangat dan santai untuk berbagi

Run Around Girl

A MOM'S LIFE + FOOD AND TRAVEL ADVENTURES

pica cordoba

90 DAYS IN EAST TIMOR

500 Photographers

Just another WordPress.com site

Photography Blogger

Just another WordPress.com site

The Model Railways of Chris Nevard's Blog

Just another WordPress.com site

National Railway Museum blog

Behind the scenes at the biggest railway museum in the world

archieobject

Just another WordPress.com site

flicker free

just pure, clean photography

%d bloggers like this: